Kompetisi Mobil Listrik Indonesia XI , Mobil Listrik Android Kaliurang Unisi 3.1 UII Semakin Canggih

image Yanuar Anaba

Bandung - Kompetisi Mobil Listrik Indonesia XI yang diselenggarakan pada tanggal 14-16 November 2019 di Politeknik Negeri Bandung diikuti oleh berbagai Perguruan Tinggi di Indonesia. Ada sekitar 25 Perguruan Tinggi yang mengikuti Kompetisi tersebut.

Salah satunya adalah Tim Ulil Albab Student Center Universitas Islam Indonesia Yogyakarta ( UASC UII ). Mereka sudah mengikuti kompetisi tersebut sebanyak 5 kali.

UASC UII membawa mobil bernama Kaliurang Unisi 3.1 dengan berbagai teknologinya yang telah diperbarui dari sebelumnya untuk bersaing dalam ajang KMLI XI 2019.

"Mobil Kaliurang Unisi 3.1 ini mengusung beberapa terknologi kembangan tim UASC, diantaranya adalah sensor suhu, sensor jarak, sensor RPM, dan telemetri" Ujar Sultan Muhammad Daffa ( Ketua Tim UASC UII 2019 )

Sensor suhu digunakan untuk memonitoring suhu yang ada pada baterai, kontaktor, dan suhu. selain itu, sensor jarak yang menggunakan 2 buah sensor ultrasonik dipasang pada belakang mobil, hal ini berfungsi untuk mendeteksi objek pada jarak tertentu dan direspon dengan output suara menggunakan buzzer.

Penggunaan sensor jarak digunakan untuk kategori lomba parkir pada kompetisi kompetisi KMLI XI yang diadakan di Bandung. untuk memonitoring kecepatan, mobil ini menggunakan sensor proximity yang dipasang pada roda depan mobil.

Sensor ini bekerja dengan mendeteksi objek besi yang berputar dan diolah menjadi angka yang berupa RPM. semua data sensor kemudian diolah menggunakan arduinoo mega yang kemudian dikirim oleh dua buah modul NRF24l01 yang masing-masing berfungsi sebagai reciever dan transmitter.

Cara kerja NRF NRF24l01 cukup sederhana, yaitu transmitter yang dipasang pada mobil mengirim olahan data oleh arduino yang kemudian dikirim pada reciever yang bertugas sebagai penampil hasil keluaran sensor. Selain itu, hasil olahan data juga ditampilkan pada display yang ada pada dashboard untuk memudahkan driver untuk memotoring kondisi mobilnya.

Teknologi pengembangan yang cukup canggih buatan anak bangsa tersebut akan diujikan di Kompetisi KMLI XI. Adapun pengujian yang di lakukan pada kompetisi tesebut yaitu ada Uji Slalom , Parkir , Percepatan , Pengereman , dan Tanjakan.

Kompetisi berlangsung selama 3 hari mengikuti, tim UASC UII berhasil membawa pulang gelar Juara III kategori Parkir, sedangkan untuk Juara Umum pada Kompetisi Mobil Listrik Indonesia Tahun 2019 di raih oleh Universitas Gajah Mada ( UGM ).

Mereka berharap agar pengembangan Mobil Listrik terus dilakukan dalam bentuk Riset agar mampu menghasilkan produk teknologi turunan untuk mendukung program Percepatan Kendaraan Listrik Nasional.